Selasa, 08 November 2011

KESALAHAN KONFIGURASI DNS DAN MAIL SERVER

KESALAHAN KONFIGURASI DNS DAN MAIL SERVER PADA DEBIAN

Kelompok 1
Kesalahan yang terjadi pada waktu penyetingan DNS
1.  IP address pada server tidak sama dengan IP yang kita setting
Misalnya IP address yang kita buat di file Network Interfaces 192.168.1.2, ternyata pada saat di nslookup IP Server kita tidak 192.168.1.2, tetapi 127.1.1.1 .
Solusinya adalah masuk ke nano /etc/resolv.conf, ternyata setelah masuk ke file tersebut seharusnya di depan domain yang kita buat harus ada kata “search”. Tinggal di depan domain kita ketikkan kata search. Setelah itu kemudian direstart kembali, kemudian di nslookup.
2.  Request time out
Ketika menyeting DNS, untuk memastikan apakah client sudah terhubung ke server apa belum, kita setting di Local Area Connection. Setelah itu kita cek melalui cmd, ketikkan ping 192.168.1.2 ternyata jawabannya request time out, karena IP yang kita ping adalah IP yang bukan miliknya client, tetapi IP nya server. Solusinya adalah setelah kita ping dengan IP yang sudah kita setting ternyata bisa reply from . . .


Kelompok 2
     1.      Muncul pesan “Can’t find server name for address...
Solusi : Untuk mencari kesalahan ketikkan perintah : tail –f /var/log/syslog kemudian tekan enter. Terdapat kesalahan penulisan dalam file named.conf. Setelah itu buka file named.conf
è    nano /etc/bind/named.conf
Lalu hapus tanda ketikkan alamat IP yang sesuai, kemudian simpan.
     2.      Muncul pesan “DNS Request Time Out
Solusi : Ganti IP Client sesuai dengan kelas server, tetapi alamat IP client tidak boleh sama dengan IP server.
     3.        Muncul pesan “Default server are not available
Solusi : Setting DNS.
Kelompok 3
Pada konfigurasi webmail server
Pada network interfaces saat menambahkan sript
Up IP addr 200.100.4.67/27 brd 200.100.4.95 dev eth0 label eth0:0
Masalah: kurang add => muncul tampilan failed to bring ug eth0
Jika “ifconfig” belum ada eth0
Solusi: tambahkan add pada network interfaces
Pada konfigurasi DNS
Kita belum mengedit file resolv.conf sehingga DNS yang kita buat belum bisa digunakan. Karena fungsi dari resolv.conf adalah untuk menentukan domain atau ip yang nantinya kita gunakan sebagai server.
Kelompok 4
1.   Failed to bring up eth0
Dalam melakukan installasi terdapat kesalahan dalam penambahan eth0
Solusi: di reboot=> maka kita akan tahu dimana kesalahnnya setelah diperbaiki.
Jika tetap tidak bisa di reboot kembali, karena penambahan ip salah. Kemudian perbaiki penulisan alamt ip.ketik ifconfig maka kita akan sudah benar atau tidak penambahan ip kita
2.   Tidak bisa terhubung dengan server/client (jika menggunakan virtual box)
Pada network adapter pengaturan attached to jika NAT diganti Host Only adapter.
3.   No such file or directory
Pada /etc/init.d/bind restart seharusnya /etc/init.d/bind9 restart
4.   Tidak dapat merestart bind9
Solusi: mencari kesalahan ketik tail –f /var/log/syslog enter
Muncul pesan unknown options “[“ ......
Buka named.conf=> nano /etc/bind/named.conf enter
Hapus tanda “[“ pada named.conf kemudian simpan file tersebut.
5.   Tidak dapat nslookup 192.168.2.4
Kesalahan menulis ip pada db.reverse
Solusi: buka file db.reverse kemudian teliti kesalahan pada penulisan db.reverse. seelah diperbaiki kemudian simpan file tersebut

Kelompok 5
1.   Ip client sama dengan Ip server, tampilan yang muncul :
From 192.168.4.6 Destination Host Uncreacheable
Solusi: diganti IP client
2.   Dalam pengkonfigurasian nslookup db.192.168.4.5 muncul masalh dengan perintah “serever can’t find 192.168.4.5”
Solusi: pada pengaturan db.18 (kedua) seharusnya perintah paling bawah ditulis (3 alamat dari belakang)
3.   Virtual box error
Solusi: clik machine pilih pause
4.   Failed to open a session for the virtual machine debian
Solusi: tutp semua virtual, lalu buka kembali
5.   Waktu pengiriman pesan error
Muncul pesan : message not sent
Solusi : ketik dpkg-reconfigure postfix
Memperbaiki penulisan domain serta IP server.
Kelompok 6
1.   Saat check dengan browser, muncul pesan “imap error”
Solusi: buka nano /etc/postfix/main.cf
Pada tambahn script home-mailbox = maildir/
Seharusnya home_mailbox = Maildir/ kemudian simpan file tersebut
2.   Masalah: Tidak bisa terhubung dengan server/client (jika menggunakan virtual box)
Pada network adapter pengaturan attached to jika NAT diganti Host Only adapter.
3.   Saat check browser tidak bisa muncul
Masalah: ip pada client belum diisi
Solusi: isi ip client, dengan ketentuan ip client harus berbeda dengan ip server tetapi dengan kelas yang sama.
4.   Waktu pengiriman pesan error
Solusi: check pada dpkg-reconfigure postfix





1 komentar:

Admin mengatakan...

blognya bagus kak , artikel tentang iptables dun

Posting Komentar