Rabu, 28 September 2011

Jumat, 15 April 2011


ku kembali menangis di pelukan buprad (atoen) dan siyu.
sahabat  seperjuanganku, yang selalu setia di sampingku. .
hari itu  merupakan salah satu hari tersulit dalam hidupku,
semua yang terjadi jauh di luar dugaan, planning berantakan. .
hari dimana aku merasa sangat lelah  dan sejenak ingin lepas dari semuanya.

waktu itu aku, khif, dan siyu di uks bersama. .
kita berbagi cerita sampai akhirnya aku tertidur.
salah satu hari tersulit dalam hidupku,
terakhir kalinya aku dan teman2 mendapatkan nasehat dan kasih sayang itu. .
mas gembul, mba ida, n mba miss. . 
benar2 membuadku terdiam saad itu. . .
tag mampu berkata sedikitpun. .
ku hanya bisa diam dan duduk tersungkur jauh. . .
jauh sekali. . .
tanpa ku sadari, air mataku jatuh, .
aku hanya bisa diam dan berlari. .
pupus harapanku saat itu. .
mas huda, ,
memanggil namaku, berteriak. .
seketika aku hana kembali terdiam.
terus melanjutkan langkahku. . .
maafkan aku kakak. .
ku belum bisa menepati janjiku. .
kembali aku menangis, sendiri. .
merasa tersungkur dan tak berarti lagi. .
merenungi apa yang telah terjadi.  . .
kemudian. . .
bakti (pagprad) datang mencoba menghiburku . .
memintaku kembali berkumpul bersama teman2. .
kembali  jawabku hanya bisa menangis. .
dya terus membujukku untuk kembali. .
akhirnya aku berani berkata. .
sampai dia juga berkata. .
dia juga menangis . .
akhirnya kami hanya terdiam,
dan.  .
selang beberapa waktu kami
kembali ke uks. . .
sampai di uks, tag henti2nya mas huda, mba ida, dan mba miss megejekku.  .
selang beberapa waktu kemudian, doa bersama dipanjadkand. .
kenangan terakhir adalah “karak”…
makasi banyak kak untuk karaknya. . .
pesan terakhir yang tersirat dan tersurat melalui karak tersebut.  .
benar2 dalam banget.  . .
mas huda, siyu, mba ida, kag pudjie, bakti, dan buprad duduk berjajar. .
sambil tersenyum, mengisyaratkan sesuatu. .
buprad bersembunyi di balik senyumbnya. .
sampai akhirnya tinggal aku, buprad, dan siyu. .
aku berjalan bersama buprad . .
seseorang yang sangat bijaksana dan tegar menurutku.  .
aku banyak belajar dari seorang buprad.  .
waktu itu aku memandang kedua mata buprad . .
lama sekali kita saling memandang,
sampai akhirnya. . . .  .
aku dan buprad tak kuat untuk membendung air mata. .
apa yang saat itu aku rasakan, ternyata buprad pun juga ikut merasakan. .
aku menangis, terjatuh di pelukan buprad. . . :’(
saling memotivasi satu sama lain, mengeluarkan apa yang saat itu kami rasakan. .
saat itu juga, ku dengar hentakan sepatu dari arah selatan . .
begitu jelas dan begitu tegas langkahnya. .
ya.  .
itulah seorang siyu . .
dengan sabar dia menungguku dan buprad. .
siyu mengelus kepalaku dan dengan lembutnya dia merapikan rambutku, ,
sambil menenangkan aku dan buprad. .  
benar2 tumpah air mataku saat itu. .
benar2 bingung aku dengan hari itu. .
akhirnya kami bertiga sepakat, untuk bangkit. .
dan berusaha memberikan yang terbaik. . .  :’)
siyu, buprad, pagprad, mas gembul, mba ida, mba miss, mbah charis, dan yang lainnya. .
maksi bnyak. .
dari peristiwa itu aku bnyak belajar.  .
nilai kehidupan, kekeluargaan, dan persahabatan. . .
hmbb. . .
seenggagna salah satu motivasiku adalah mereka semua. .
yang bisa membuatku tegar, semangat.  dan tetab tersenyumb,
walaupun dalam keadaan hancur . ..
thanks for all. . .  :’)
kenang selalu kejadian itu. . . 

“neg pengen nata adhi-adhine tatanen awake dhewe dhisik, kanca-kancane dirangkul”
(mas gembul. . .) :’( :’)

0 komentar:

Posting Komentar