ku kembali menangis di pelukan buprad (atoen) dan siyu.
sahabat seperjuanganku, yang selalu setia di sampingku. .
hari itu merupakan salah satu hari tersulit dalam hidupku,
semua yang terjadi jauh di luar dugaan, planning berantakan. .
hari dimana aku merasa sangat lelah dan sejenak ingin lepas dari semuanya.
kita berbagi cerita sampai akhirnya aku tertidur.
salah satu hari tersulit dalam hidupku,
terakhir kalinya aku dan teman2 mendapatkan nasehat dan kasih sayang itu. .
mas gembul, mba ida, n mba miss. .
benar2 membuadku terdiam saad itu. . .
tag mampu berkata sedikitpun. .
ku hanya bisa diam dan duduk tersungkur jauh. . .
jauh sekali. . .
tanpa ku sadari, air mataku jatuh, .
aku hanya bisa diam dan berlari. .
pupus harapanku saat itu. .
mas huda, ,
memanggil namaku, berteriak. .
seketika aku hana kembali terdiam.
terus melanjutkan langkahku. . .
maafkan aku kakak. .
ku belum bisa menepati janjiku. .
kembali aku menangis, sendiri. .
merasa tersungkur dan tak berarti lagi. .
merenungi apa yang telah terjadi. . .
kemudian. . .
bakti (pagprad) datang mencoba menghiburku . .
memintaku kembali berkumpul bersama teman2. .
kembali jawabku hanya bisa menangis. .
dya terus membujukku untuk kembali. .
akhirnya aku berani berkata. .
sampai dia juga berkata. .
dia juga menangis . .
akhirnya kami hanya terdiam,
dan. .
selang beberapa waktu kami
kembali ke uks. . .
sampai di uks, tag henti2nya mas huda, mba ida, dan mba miss megejekku. .
selang beberapa waktu kemudian, doa bersama dipanjadkand. .
kenangan terakhir adalah “karak”…
makasi banyak kak untuk karaknya. . .
pesan terakhir yang tersirat dan tersurat melalui karak tersebut. .
benar2 dalam banget. . .
mas huda, siyu, mba ida, kag pudjie, bakti, dan buprad duduk berjajar. .
sambil tersenyum, mengisyaratkan sesuatu. .
buprad bersembunyi di balik senyumbnya. .
sampai akhirnya tinggal aku, buprad, dan siyu. .
aku berjalan bersama buprad . .
seseorang yang sangat bijaksana dan tegar menurutku. .
aku banyak belajar dari seorang buprad. .
waktu itu aku memandang kedua mata buprad . .
lama sekali kita saling memandang,
sampai akhirnya. . . . .
aku dan buprad tak kuat untuk membendung air mata. .
apa yang saat itu aku rasakan, ternyata buprad pun juga ikut merasakan. .
aku menangis, terjatuh di pelukan buprad. . . :’(
saling memotivasi satu sama lain, mengeluarkan apa yang saat itu kami rasakan. .
saat itu juga, ku dengar hentakan sepatu dari arah selatan . .
begitu jelas dan begitu tegas langkahnya. .
ya. .
itulah seorang siyu . .
dengan sabar dia menungguku dan buprad. .
siyu mengelus kepalaku dan dengan lembutnya dia merapikan rambutku, ,
sambil menenangkan aku dan buprad. .
benar2 tumpah air mataku saat itu. .
benar2 bingung aku dengan hari itu. .
akhirnya kami bertiga sepakat, untuk bangkit. .
dan berusaha memberikan yang terbaik. . . :’)
siyu, buprad, pagprad, mas gembul, mba ida, mba miss, mbah charis, dan yang lainnya. .
maksi bnyak. .
dari peristiwa itu aku bnyak belajar. .
nilai kehidupan, kekeluargaan, dan persahabatan. . .
hmbb. . .
seenggagna salah satu motivasiku adalah mereka semua. .
yang bisa membuatku tegar, semangat. dan tetab tersenyumb,
walaupun dalam keadaan hancur . ..
thanks for all. . . :’)
kenang selalu kejadian itu. . .
“neg pengen nata adhi-adhine tatanen awake dhewe dhisik, kanca-kancane dirangkul”
(mas gembul. . .) :’( :’)


0 komentar:
Posting Komentar